Showing posts with label dan. Show all posts
Showing posts with label dan. Show all posts

Wednesday, January 11, 2017

Operating System Android Sejarah dan Perkembangannya

Operating System Android Sejarah dan Perkembangannya


Android ( /?æn.dr??d/; AN-droyd) adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet.Android  awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun  2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk  memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertama mulai dijual pada bulan Oktober 2008.

Android adalah sistem operasi dengan sumber terbuka, dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache. Kode dengan sumber terbuka dan lisensi perizinan pada Android  memungkinkan perangkat lunak untuk dimodifikasi secara bebas dan didistribusikan oleh para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan pengembang aplikasi. Selain itu, Android  memiliki sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi (apps) yang memperluas fungsionalitas perangkat, umumnya ditulis dalam versi kustomisasi bahasa pemrograman Java. Pada  bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 25 juta aplikasi telah diunduh dari Google Play, toko aplikasi utama Android.  Sebuah  survey pada bulan April-Mei 2013 menemukan bahwa Android adalah platform paling populer bagi para pengembang, digunakan oleh 71% pengembang aplikasi seluler.

Faktor-faktor di atas telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan Android, menjadikannya sebagai sistem operasi telepon pintar yang paling banyak digunakan di dunia,  mengalahkan Symbian pada tahun 2010. Android juga menjadi pilihan bagi perusahaan teknologi yang menginginkan sistem operasi berbiaya rendah, bisa dikustomisasi, dan ringan  untuk perangkat berteknologi tinggi tanpa harus mengembangkannya dari awal. Akibatnya, meskipun pada awalnya sistem operasi ini dirancang khusus untuk telepon pintar dan tablet,  Android juga dikembangkan menjadi aplikasi tambahan di televisi, konsol permainan, kamera digital, dan perangkat elektronik lainnya. Sifat Android yang terbuka telah mendorong  munculnya sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi untuk menggunakan kode sumber terbuka sebagai dasar proyek pembuatan aplikasi, dengan menambahkan fitur-fitur baru bagi  pengguna tingkat lanjut atau mengoperasikan Android pada perangkat yang secara resmi dirilis dengan menggunakan sistem operasi lain.

Android menguasai pangsa pasar telepon pintar global, yang dipimpin oleh produk-produk Samsung, dengan persentase 64% pada bulan Maret 2013. Pada Juli 2013, terdapat 11.868  perangkat Android berbeda dengan beragam versi. Keberhasilan sistem operasi ini juga menjadikannya sebagai target ligitasi paten "perang telepon pintar" antar perusahaan- perusahaan teknologi.  Hingga bulan Mei 2013, total 900 juta perangkat Android telah diaktifkan di seluruh dunia, dan 48 miliar aplikasi telah dipasang dari Google Play.

Sejarah
Andy Rubin

Android, Inc. didirikan di Palo Alto, California, pada bulan Oktober 2003 oleh Andy Rubin (pendiri Danger), Rich Miner (pendiri Wildfire Communications, Inc.), Nick Sears  (mantan VP T-Mobile), dan Chris White (kepala desain dan pengembangan antarmuka WebTV) untuk mengembangkan "perangkat seluler pintar yang lebih sadar akan lokasi dan preferensi  penggunanya". Tujuan awal pengembangan Android adalah untuk mengembangkan sebuah sistem operasi canggih yang diperuntukkan bagi kamera digital, namun kemudian disadari bahwa  pasar untuk perangkat tersebut tidak cukup besar, dan pengembangan Android lalu dialihkan bagi pasar telepon pintar untuk menyaingi Symbian dan Windows Mobile (iPhone Apple  belum dirilis pada saat itu). Meskipun para pengembang Android adalah pakar-pakar teknologi yang berpengalaman, Android Inc. dioperasikan secara diam-diam, hanya diungkapkan  bahwa para pengembang sedang menciptakan sebuah perangkat lunak yang diperuntukkan bagi telepon seluler. Masih pada tahun yang sama, Rubin kehabisan uang. Steve Perlman, seorang  teman dekat Rubin, meminjaminya $10.000 tunai dan menolak tawaran saham di perusahaan.

Google mengakuisisi Android Inc. pada tanggal 17 Agustus 2005, menjadikannya sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Google. Pendiri Android Inc. seperti Rubin,  Miner dan White tetap bekerja di perusahaan setelah diakuisisi oleh Google. Setelah itu, tidak banyak yang diketahui tentang perkembangan Android Inc., namun banyak anggapan  yang menyatakan bahwa Google berencana untuk memasuki pasar telepon seluler dengan tindakannya ini. Di Google, tim yang dipimpin oleh Rubin mulai mengembangkan platform  perangkat seluler dengan menggunakan kernel Linux. Google memasarkan platform tersebut kepada produsen perangkat seluler dan operator nirkabel, dengan janji bahwa mereka  menyediakan sistem yang fleksibel dan bisa diperbarui. Google telah memilih beberapa mitra perusahaan perangkat lunak dan perangkat keras, serta mengisyaratkan kepada operator  seluler bahwa kerjasama ini terbuka bagi siapapun yang ingin berpartisipasi.

HTC Dream, ponsel Android pertama.

Spekulasi tentang niat Google untuk memasuki pasar komunikasi seluler terus berkembang hingga bulan Desember 2006. BBC dan Wall Street Journal melaporkan bahwa Google sedang  bekerja keras untuk menyertakan aplikasi dan mesin pencarinya di perangkat seluler. Berbagai media cetak dan media daring mengabarkan bahwa Google sedang mengembangkan perangkat  seluler dengan merek Google. Beberapa di antaranya berspekulasi bahwa Google telah menentukan spesifikasi teknisnya, termasuk produsen telepon seluler dan operator jaringan.  Pada bulan Desember 2007, InformationWeek melaporkan bahwa Google telah mengajukan beberapa aplikasi paten di bidang telepon seluler.

Pada tanggal 5 November 2007, Open Handset Alliance (OHA) didirikan. OHA adalah konsorsium dari perusahaan-perusahaan teknologi seperti Google, produsen perangkat seluler  seperti HTC, Sony dan Samsung, operator nirkabel seperti Sprint Nextel dan T-Mobile, serta produsen chipset seperti Qualcomm dan Texas Instruments. OHA sendiri bertujuan untuk  mengembangkan standar terbuka bagi perangkat seluler. Saat itu, Android diresmikan sebagai produk pertamanya; sebuah platform perangkat seluler yang menggunakan kernel Linux  versi 2.6. Telepon seluler komersial pertama yang menggunakan sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang diluncurkan pada 22 Oktober 2008.

Sejak tahun 2008, Android secara bertahap telah melakukan sejumlah pembaruan untuk meningkatkan kinerja sistem operasi, menambahkan fitur baru, dan memperbaiki bug yang terdapat  pada versi sebelumnya. Setiap versi utama yang dirilis dinamakan secara alfabetis berdasarkan nama-nama makanan pencuci mulut atau cemilan bergula; misalnya, versi 1.5 bernama  Cupcake, yang kemudian diikuti oleh versi 1.6 Donut. Versi terbaru adalah 4.3 Jelly Bean. Pada tahun 2010, Google merilis seri Nexus; perangkat telepon pintar dan tablet dengan  sistem operasi Android yang diproduksi oleh mitra produsen telepon seluler seperti HTC, LG, dan Samsung. HTC bekerjasama dengan Google dalam merilis produk telepon pintar Nexus  pertama, yakni Nexus One. Seri ini telah diperbarui dengan perangkat yang lebih baru, misalnya telepon pintar Nexus 4 dan tablet Nexus 10 yang diproduksi oleh LG dan Samsung.

Pada 13 Maret 2013, Larry Page mengumumkan dalam postingan blognya bahwa Andy Rubin telah pindah dari divisi Android untuk mengerjakan proyek-proyek baru di Google. Ia  digantikan oleh Sundar Pichai, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala divisi Google Chrome yang mengembangkan Chrome OS.
Deskripsi
Lihat pula: Daftar fitur di Android
Antarmuka
Layar notifikasi pada ponsel Android.

Antarmuka pengguna pada Android didasarkan pada manipulasi langsung, menggunakan masukan sentuh yang serupa dengan tindakan di dunia nyata, misalnya menggesek (swiping),  mengetuk (tapping), dan mencubit (pinching), untuk memanipulasi obyek di layar. Masukan pengguna direspon dengan cepat dan juga tersedia antarmuka sentuh layaknya permukaan air,  seringkali menggunakan kemampuan getaran perangkat untuk memberikan umpan balik haptik kepada pengguna. Perangkat keras internal seperti akselerometer, giroskop, dan sensor  proksimitas digunakan oleh beberapa aplikasi untuk merespon tindakan pengguna, misalnya untuk menyesuaikan posisi layar dari potret ke lanskap, tergantung pada bagaimana  perangkat diposisikan, atau memungkinkan pengguna untuk mengarahkan kendaraan saat bermain balapan dengan memutar perangkat sebagai simulasi kendali setir.

Ketika dihidupkan, perangkat Android akan boot pada layar depan (homescreen), yakni navigasi utama dan pusat informasi pada perangkat, serupa dengan desktop pada komputer  pribadi. Layar depan Android biasanya terdiri dari ikon aplikasi dan widget; ikon aplikasi berfungsi untuk menjalankan aplikasi terkait, sedangkan widget menampilkan konten  secara langsung dan terbarui otomatis, misalnya prakiraan cuaca, kotak masuk surel pengguna, atau menampilkan tiker berita secara langsung dari layar depan. Layar depan bisa  terdiri dari beberapa halaman, pengguna dapat menggeser bolak balik antara satu halaman ke halaman lainnya, yang memungkinkan pengguna Android untuk mengatur tampilan perangkat  sesuai dengan selera mereka. Beberapa aplikasi pihak ketiga yang tersedia di Google Play dan di toko aplikasi lainnya secara ekstensif mampu mengatur kembali tema layar depan  Android, dan bahkan bisa meniru tampilan sistem operasi lain, misalnya Windows Phone. Kebanyakan produsen telepon seluler dan operator nirkabel menyesuaikan tampilan perangkat  Android buatan mereka untuk membedakannya dari pesaing mereka.

Di bagian atas layar terdapat status bar, yang menampilkan informasi tentang perangkat dan konektivitasnya. Status bar ini bisa "ditarik" ke bawah untuk membuka layar notifikasi  yang menampilkan informasi penting atau pembaruan aplikasi, misalnya surel diterima atau SMS masuk, dengan cara tidak mengganggu kegiatan pengguna pada perangkat. Pada versi  awal Android, layar notifikasi ini bisa digunakan untuk membuka aplikasi yang relevan, namun setelah diperbarui, fungsi ini semakin disempurnakan, misalnya kemampuan untuk  memanggil kembali nomor telepon dari notifikasi panggilan tak terjawab tanpa harus membuka aplikasi utama. Notifikasi ini akan tetap ada sampai pengguna melihatnya, atau dihapus  dan di nonaktifkan oleh pengguna.
Aplikasi
Play Store di Nexus 4.
Lihat pula: Pengembangan perangkat lunak Android dan Google Play

Android memungkinkan penggunanya untuk memasang aplikasi pihak ketiga, baik yang diperoleh dari toko aplikasi seperti Google Play, Amazon Appstore, ataupun dengan mengunduh dan  memasang berkas APK dari situs pihak ketiga. Di Google Play, pengguna bisa menjelajah, mengunduh, dan memperbarui aplikasi yang diterbitkan oleh Google dan pengembang pihak  ketiga, sesuai dengan persyaratan kompatibilitas Google. Google Play akan menyaring daftar aplikasi yang tersedia berdasarkan kompatibilitasnya dengan perangkat pengguna, dan  pengembang dapat membatasi aplikasi ciptaan mereka bagi operator atau negara tertentu untuk alasan bisnis. Pembelian aplikasi yang tidak sesuai dengan keinginan pengguna dapat  dikembalikan dalam waktu 15 menit setelah pengunduhan. Beberapa operator seluler juga menawarkan tagihan langsung untuk pembelian aplikasi di Google Play dengan cara menambahkan  harga pembelian aplikasi pada tagihan bulanan pengguna. Pada bulan September 2012, ada lebih dari 675.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan perkiraan jumlah aplikasi  yang diunduh dari Play Store adalah 25 miliar.

Aplikasi Android dikembangkan dalam bahasa pemrograman Java dengan menggunakan kit pengembangan perangkat lunak Android (SDK). SDK ini terdiri dari seperangkat perkakas  pengembangan, termasuk debugger, perpustakaan perangkat lunak, emulator handset yang berbasis QEMU, dokumentasi, kode sampel, dan tutorial. Didukung secara resmi oleh lingkungan  pengembangan terpadu (IDE) Eclipse, yang menggunakan plugin Android Development Tools (ADT). Perkakas pengembangan lain yang tersedia di antaranya adalah Native Development Kit  untuk aplikasi atau ekstensi dalam C atau C++, Google App Inventor, lingkungan visual untuk pemrogram pemula, dan berbagai kerangka kerja aplikasi web seluler lintas platform.

Dalam rangka menghadapi penyensoran Internet di Republik Rakyat Cina, perangkat Android yang dijual di RRC umumnya disesuaikan dengan layanan yang disetujui oleh negara.


Pengembangan
Android dikembangkan secara pribadi oleh Google sampai perubahan terbaru dan pembaruan siap untuk dirilis, dan informasi mengenai kode sumber juga mulai diungkapkan kepada  publik. Kode sumber ini hanya akan berjalan tanpa modifikasi pada perangkat tertentu, biasanya pada seri Nexus. Ada binari tersendiri yang disediakan oleh produsen agar Android  bisa beroperasi. Logo Android yang berwarna hijau dirancang oleh desainer grafis Irina Blok.  

Linux
Android terdiri dari kernel yang berbasis kernel Linux versi 3.x (versi 2.6 pada Android 4.0 Ice Cream Sandwich dan pendahulunya). Peranti tengah, perpustakaan perangkat lunak,  dan API ditulis dalam C, dan perangkat lunak aplikasi berjalan pada kerangka kerja aplikasi, termasuk perpustakan kompatibel-Java yang berbasis Apache Harmony. Android  menggunakan mesin virtual Dalvik dengan kompilasi tepat waktu untuk menjalankan dex-code Dalvik (Dalvik Executable), biasanya diterjemahkan dari kodebit Java. Platform  perangkat keras utama pada Android adalah arsitektur ARM. Ada juga dukungan untuk x86 dari proyek Android-x86, dan Google TV menggunakan versi x86 khusus Android. Pada tahun  2013, Freescale mengumumkan melibatkan Android dalam prosesor i.MX buatannya, yakni seri i.MX5X dan i.MX6X. Pada 2012, prosesor Intel juga mulai muncul pada platform utama  Android, misalnya pada telepon seluler.

Arsitektur kernel Linux pada Android telah diubah oleh Google, berbeda dengan siklus pengembangan kernel Linux biasa. Secara standar, Android tidak memiliki X Window System asli  ataupun dukungan set lengkap dari perpustakaan GNU standar. Oleh sebab itu, sulit untuk memporting perpustakaan atau aplikasi Linux pada Android. Dukungan untuk aplikasi simpel  C dan SDL bisa dilakukan dengan cara menginjeksi shim Java dan menggunakan JNI, misalnya pada port Jagged Alliance 2 untuk Android.

Salah satu fitur yang coba disumbangkan oleh Google untuk kernel Linux adalah fitur manajemen daya yang disebut "wakelocks", namun fitur ini ditolak oleh pengembang kernel utama  karena mereka merasa bahwa Google tidak menunjukkan niatnya untuk mengembangkan kodenya sendiri. Pada bulan April 2010, Google mengumumkan bahwa mereka akan menyewa dua karyawan  untuk mengembangkan komunitas kernel Linux, namun, Greg Kroah-Hartman, pengelola kernel Linux versi stabil, menyatakan pada bulan Desember 2010; ia khawatir bahwa Google tak  lagi berusaha untuk mengubah kode utama Linux. Beberapa pengembang Android di Google mengisyaratkan bahwa "tim Android sudah mulai jenuh dengan proses ini", karena mereka  hanyalah tim kecil dan dipaksa untuk melakukan pekerjaan yang mendesak demi keberlangsungan Android.

Pada Agustus 2011, Linus Torvalds menyatakan: "akhirnya Android dan Linux akan kembali pada kernel umum, tapi mungkin hanya untuk empat atau lima tahun kedepan". Pada Desember  2011, Greg Kroah-Hartman mengumumkan dimulainya Android Mainlining Project, yang bertujuan untuk mengembalikan beberapa pemacu, patch, dan fitur Android pada kernel Linux, yang  dimulai dengan Linux 3.3. Setelah upaya sebelumnya gagal, Linux akhirnya menyertakan fitur wakelocks dan autosleep pada kernel 3.5. Antarmukanya masih sama, namun implementasi  Linux yang baru memiliki dua mode suspend berbeda: suspend ke penyimpanan (suspend tradisional yang digunakan oleh Android), dan ke cakram (hibernasi, serupa dengan fitur yang  ada pada desktop). Penyertaan fitur baru ini akan rampung pada Kernel 3.8, Google telah membuka repositori kode publik yang berisi karya eksperimental mereka untuk mendesain  ulang Android dengan Kernel 3.8.

Memori kilat (flash storage) pada perangkat Android dibagi menjadi beberapa partisi, misalnya "/system" untuk sistem operasi, dan "/data" untuk pemasangan aplikasi dan data  pengguna. Berbeda dengan distribusi desktop Linux, pemilik perangkat Android tidak diberikan akses root pada sistem operasi, dan partisi sensitif seperti /system bersifat read- only. Namun, akses root dapat diperoleh dengan cara memanfaatkan kelemahan keamanan pada Android, cara ini sering digunakan oleh komunitas sumber terbuka untuk meningkatkan  kinerja perangkat mereka, namun juga bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk menyebarkan virus dan perangkat perusak.

Terkait dengan masalah apakah Android bisa digolongkan ke dalam distribusi Linux masih diperdebatkan secara luas. Linux Foundation dan Chris DiBona, kepala sumber terbuka  Google, mendukung hal ini. Sedangkan yang lainnya, seperti teknisi Google Patrick Brady, menentangnya, ia beralasan bahwa Android kurang mendukung sebagian besar perkakas GNU,  termasuk glibc.
Pengelolaan memori

Karena perangkat Android umumnya bertenaga baterai, Android dirancang untuk mengelola memori (RAM) guna menjaga konsumsi daya minimal, berbeda dengan sistem operasi desktop yang  bisa terhubung pada sumber daya listrik tak terbatas. Ketika sebuah aplikasi Android tidak lagi digunakan, sistem secara otomatis akan menangguhkannya (suspend) dalam memori –  secara teknis aplikasi tersebut masih "terbuka", namun dengan ditangguhkan, aplikasi tidak akan mengkonsumsi sumber daya (misalnya daya baterai atau daya pemrosesan), dan akan  "diam" di latar belakang hingga aplikasi tersebut digunakan kembali. Cara ini memiliki manfaat ganda, tidak hanya meningkatkan respon perangkat Android karena aplikasi tidak  perlu ditutup dan dibuka kembali dari awal setiap saat, tetapi juga memastikan bahwa aplikasi yang berjalan di latar belakang tidak menghabiskan daya secara sia-sia.

Android mengelola aplikasi yang tersimpan di memori secara otomatis: ketika memori lemah, sistem akan menonaktifkan aplikasi dan proses yang tidak aktif untuk sementara waktu,  aplikasi akan dinonaktifkan dalam urutan terbalik, dimulai dari yang terakhir digunakan. Proses ini tidak terlihat oleh pengguna, jadi pengguna tidak perlu mengelola memori atau  menonaktifkan aplikasi secara manual. Namun, kebingungan pengguna atas pengelolaan memori pada Android telah menyebabkan munculnya beberapa aplikasi task killer pihak ketiga  yang populer di Google Play.
Jadwal pembaruan
Lihat pula: Sejarah versi Android
Dari kiri ke kanan: HTC Dream (G1), Nexus One, Nexus S, Galaxy Nexus.

Google menyediakan pembaruan utama bagi versi Android, dengan jangka waktu setiap enam sampai sembilan bulan. Sebagian besar perangkat mampu menerima pembaruan melalui udara  (OTA). Pembaruan utama terbaru adalah Android 4.3 Jelly Bean.

Dibandingkan dengan sistem operasi seluler saingan utamanya, yaitu iOS, pembaruan Android biasanya lebih lambat diterima oleh perangkat penggunanya. Untuk perangkat selain merek  Nexus, pembaruan biasanya baru bisa diterima dalam waktu berbulan-bulan setelah dirilisnya versi resmi. Hal ini disebabkan oleh banyaknya variasi perangkat keras Android,  sehingga setiap pembaruan harus disesuaikan secara khusus, misalnya: kode sumber resmi Google hanya berjalan pada perangkat Nexus. Porting Android pada perangkat keras tertentu  yang dilakukan oleh produsen telepon seluler membutuhkan waktu dan proses, para produsen ini umumnya mengutamakan perangkat terbaru mereka untuk menerima pembaruan, dan  mengenyampingkan perangkat lama. Oleh sebab itu, telepon pintar lama seringkali tidak diperbarui jika produsen memutuskan bahwa itu hanya menghabiskan waktu, meskipun sebenarnya  perangkat tersebut mampu menerima pembaruan. Masalah ini diperparah ketika produsen menyesuaikan Android dengan antarmuka dan aplikasi ciptaan mereka, yang mana ini harus  diterapkan kembali untuk setiap perilisan terbaru. Penundaan lainnya juga bisa disebabkan oleh operator nirkabel; setelah menerima pembaruan dari produsen ponsel, operator akan  menyesuaikannya dengan kebutuhan mereka, misalnya melakukan pengujian ekstensif terhadap jaringan sebelum mengirim pembaruan kepada pengguna.

Kurangnya dukungan pasca-penjualan dari produsen ponsel dan operator telah menimbulkan kritikan dari para konsumen dan media teknologi.  Beberapa pengkritik menyatakan bahwa  industri memiliki motif keuangan untuk tidak memperbarui perangkat mereka, seperti tidak adanya pembaruan bagi perangkat lama dan memperbarui perangkat yang baru dengan tujuan  meningkatkan penjualan, sikap yang mereka sebut "menghina". The Guardian melaporkan bahwa metode pembaruan yang rumit terjadi karena produsen ponsel dan operator-lah yang telah  merancangnya seperti itu. Pada 2011, Google, yang bekerjasama dengan sejumlah perusahaan industri, membentuk "Android Update Alliance", dengan janji bahwa mereka akan memberikan  pembaruan secara tepat waktu bagi setiap perangkat dalam jangka 18 bulan setelah dirilisnya versi resmi. Sejak didirikan hingga tahun 2013, aliansi ini tak pernah disebut-sebut  lagi.
Komunitas sumber terbuka

Android memiliki komunitas pengembang dan penggemar aktif yang menggunakan kode sumber Android untuk mengembangkan dan mendistribusikan versi modifikasi Android buatan mereka.  Komunitas pengembang ini seringkali memberikan pembaruan dan fitur-fitur baru bagi perangkat lebih cepat jika dibandingkan dengan produsen/operator, meskipun pembaruan tersebut  tidak menjalani pengujian ekstensif atau tidak memiliki jaminan kualitas. Mereka berupaya untuk terus memberikan dukungan bagi perangkat-perangkat lama yang tak lagi menerima  pembaruan resmi, ataupun memodifikasi perangkat Android agar bisa berjalan dengan menggunakan sistem operasi lain, misalnya HP TouchPad. Komunitas ini seringkali merilis  pembaruan bagi perangkat pra-rooted, dan berisi modifikasi yang tidak cocok bagi pengguna non-teknis, misalnya kemampuan untuk overclock atau over/undervolt prosesor perangkat.  CyanogenMod adalah perangkat tegar (firmware) komunitas yang paling banyak digunakan, dan menjadi dasar bagi sejumlah firmware lainnya.

Secara historis, produsen perangkat dan operator seluler biasanya tidak mendukung pengembangan firmware oleh pihak ketiga. Produsen khawatir bahwa akan muncul fungsi yang tidak  sesuai jika perangkat menggunakan perangkat lunak yang tidak resmi, sehingga akan menyebabkan munculnya biaya tambahan. Selain itu, firmware modifikasi seperti CyanogenMod  kadang-kadang menawarkan fitur yang membuat operator harus mengeluarkan biaya premium, misalnya tethering. Akibatnya, kendala teknis seperti terkuncinya bootloader dan  terbatasnya akses untuk root umumnya bisa ditemui di kebanyakan perangkat Android. Namun, perangkat lunak buatan komunitas pengembang semakin populer, dan setelah Kongres  Pustakawan Amerika Serikat mengijinkan "jailbreaking" perangkat seluler, produsen ponsel dan operator mulai memperlunak sikap mereka terhadap pengembang pihak ketiga. Beberapa  produsen ponsel, termasuk HTC, Motorola, Samsung  dan Sony, mulai memberikan dukungan dan mendorong pengembangan perangkat lunak pihak ketiga. Sebagai hasilnya, kendala  pembatasan perangkat keras untuk memasang firmware tidak resmi mulai berkurang secara bertahap setelah meningkatnya jumlah perangkat yang memiliki kemampuan untuk membuka  bootloader, sama dengan seri ponsel Nexus, meskipun pengguna harus kehilangan garansi perangkat mereka jika melakukannya. Akan tetapi, meskipun produsen ponsel telah menyetujui  pengembangan perangkat lunak pihak ketiga, beberapa operator seluler di Amerika Serikat masih mewajibkan ponsel penggunanya untuk "dikunci".

Kemampuan untuk membuka dan meretas sistem pada telepon pintar dan tablet terus menjadi sumber perdebatan antar komunitas pengembang dan industri; komunitas beralasan bahwa  pengembangan tidak resmi dilakukan karena industri gagal memberikan pembaruan yang tepat waktu bagi pengguna, atau untuk tetap melanjutkan dukungan versi terbaru bagi perangkat  mereka.

Keamanan dan privasi
Izin aplikasi di Play Store
Lihat pula: Keamanan seluler
Aplikasi Android berjalan di sandbox, sebuah area terisolasi yang tidak memiliki akses pada sistem, kecuali izin akses yang secara eksplisit diberikan oleh pengguna ketika  memasang aplikasi. Sebelum memasang aplikasi, Play Store akan menampilkan semua izin yang diperlukan, misalnya: sebuah permainan perlu mengaktifkan getaran atau menyimpan data  pada Kartu SD, tapi tidak perlu izin untuk membaca SMS atau mengakses buku telepon. Setelah meninjau izin tersebut, pengguna dapat memilih untuk menerima atau menolaknya, dan  bisa memasang aplikasi hanya jika mereka menerimanya.

Sistem sandbox dan perizinan pada Android bisa mengurangi dampak kerentanan terhadap bug pada aplikasi, namun ketidaktahuan pengembang dan terbatasnya dokumentasi telah  menghasilkan aplikasi yang secara rutin meminta izin yang tidak perlu, sehingga mengurangi efektivitasnya. Beberapa perusahaan keamanan perangkat lunak seperti Avast, Lookout  Mobile Security, AVG Technologies, dan McAfee, telah merilis perangkat lunak antivirus ciptaan mereka untuk perangkat Android. Perangkat lunak ini sebenarnya tidak bekerja  secara efektif karena sandbox juga bekerja pada aplikasi tersebut, sehingga membatasi kemampuannya untuk memindai sistem secara lebih mendalam.

Hasil penelitian perusahaan keamanan Trend Micro menunjukkan bahwa penyalahgunaan layanan premium adalah tipe perangkat perusak (malware) paling umum yang menyerang Android;  pesan teks akan dikirim dari ponsel yang telah terinfeksi ke nomor telepon premium tanpa persetujuan atau sepengetahuan pengguna. Perangkat perusak lainnya akan menampilkan  iklan yang tidak diinginkan pada perangkat, atau mengirim informasi pribadi pada pihak ketiga yang tak berwenang. Ancaman keamanan pada Android dilaporkan tumbuh secara  eksponensial, namun teknisi di Google menyatakan bahwa perangkat perusak dan ancaman virus pada Android hanya dibesar-besarkan oleh perusahaan antivirus untuk alasan komersial,   dan menuduh industri antivirus memanfaatkan situasi tersebut untuk menjual produknya kepada pengguna.  Google menegaskan bahwa keberadaan perangkat perusak berbahaya pada  Android sebenarnya sangat jarang, dan survei yang dilakukan oleh F-Secure menunjukkan bahwa hanya 0,5% dari perangkat perusak Android yang berasal dari Google Play.

Google baru-baru ini menggunakan pemindai perangkat perusak Google Bouncer untuk mengawasi dan memindai aplikasi di Google Play. Tindakan ini bertujuan untuk menandai aplikasi  yang mencurigakan dan memperingatkan pengguna atas potensi masalah pada aplikasi sebelum mereka mengunduhnya. Android versi 4.2 Jelly Bean dirilis pada tahun 2012 dengan fitur  keamanan yang ditingkatkan, termasuk pemindai perangkat perusak yang disertakan dalam sistem; pemindai ini tidak hanya memeriksa aplikasi yang dipasang dari Google Play, namun  juga bisa memindai aplikasi yang diunduh dari situs-situs pihak ketiga. Sistem akan memberikan peringatan yang memberitahukan pengguna ketika aplikasi mencoba mengirim pesan  teks premium, dan memblokir pesan tersebut, kecuali jika pengguna mengijinkannya.

Telepon pintar Android memiliki kemampuan untuk melaporkan lokasi titik akses Wi-Fi, terutama jika pengguna sedang bepergian, untuk menciptakan basis data yang berisi lokasi  fisik dari ratusan juta titik akses tersebut. Basis data ini membentuk peta elektronik yang bisa memosisikan lokasi telepon pintar. Hal ini memungkinkan pengguna untuk  menjalankan aplikasi seperti Foursquare, Google Latitude, Facebook Places, dan untuk mengirimkan iklan berbasis lokasi. Beberapa perangkat lunak pemantau pihak ketiga juga bisa  mendeteksi saat informasi pribadi dikirim dari aplikasi ke server jarak jauh.  Sifat sumber terbuka Android memungkinkan kontraktor keamanan untuk menyesuaikan perangkat dengan  penggunaan yang sangat aman. Misalnya, Samsung bekerjasama dengan General Dynamics melalui proyek "Knox" Open Kernel Labs.
 
Lisensi
Kode sumber untuk Android tersedia di bawah lisensi perangkat lunak sumber terbuka dan bebas. Google menerbitkan sebagian besar kode (termasuk kode jaringan dan telepon) di  bawah Lisensi Apache versi 2.0. Sisanya, perubahan kernel Linux berada di bawah GNU General Public License versi 2. Open Handset Alliance mengembangkan perubahan kernel Linux  dengan kode sumber terbuka yang dipubikasikan setiap saat. Selebihnya, Android dikembangkan secara pribadi oleh Google, dengan kode sumber yang diterbitkan untuk umum ketika  versi baru diluncurkan. Biasanya Google bekerjasama dengan produsen perangkat keras untuk mengembangkan sebuah perangkat "andalan" (misalnya seri Google Nexus) yang disertai  dengan versi baru Android, kemudian menerbitkan kode sumbernya setelah perangkat tersebut dirilis.

Pada awal 2011, Google memilih untuk menahan sementara kode sumber Android untuk tablet yang dirilis dengan versi 3.0 Honeycomb. Menurut Andy Rubin dalam sebuah posting blog  resmi Android, alasannya karena Honeycomb dirilis untuk berjalan pada produk Motorola Xoom, dan Google tidak ingin pihak ketiga "memperburuk pengalaman pengguna" dengan mencoba  mengoperasikan versi Android yang ditujukan untuk tablet pada telepon pintar. Kode sumber tersebut akhirnya dipublikasikan pada bulan November 2011 dengan dirilisnya Android 4.0  Ice Cream Sandwich.

Meskipun bersifat terbuka, produsen perangkat tidak bisa menggunakan merek dagang Android Google seenaknya, kecuali Google menyatakan bahwa perangkat tersebut sesuai dengan  Compatibility Definition Document (CDD) mereka. Perangkat juga harus memenuhi lisensi persyaratan aplikasi sumber tertutup Google, termasuk Google Play. Richard Stallman dan  Free Software Foundation telah mengkritik mengenai rumitnya permasalahan merek Android ini, dan merekomendasikan sistem operasi alternatif seperti Replicant.  Mereka berpendapat  bahwa pemacu peranti dan perangkat tegar yang diperlukan untuk mengoperasikan Android bersifat eksklusif, dan Google Play juga menawarkan perangkat lunak berbayar.
Penerimaan

Android disambut dengan hangat ketika diresmikan pada tahun 2007. Meskipun para analis terkesan dengan perusahaan teknologi ternama yang bermitra dengan Google untuk membentuk  Open Handset Alliance, masih diragukan apakah para produsen ponsel akan bersedia mengganti sistem operasinya dengan Android. Gagasan mengenai sumber terbuka dan platform  pengembangan berbasis Linux telah menarik minat para pakar teknologi, tapi juga muncul kekhawatiran mengenai persaingan ketat yang akan dihadapi Android dengan pemain mapan di  pasar telepon pintar seperti Nokia dan Microsoft. Nokia menanggapinya dengan menyatakan: "kami tidak melihat ini sebagai ancaman," sementara salah satu anggota tim Windows  Mobile Microsoft menyatakan: "Saya tidak mengerti, dampak apa yang akan mereka hasil

Go to link download

Read more »

Tuesday, December 20, 2016

Nokia Lumia 920 dan Nokia Lumia 820 resmi dirilis dengan OS Windows Phone 8

Nokia Lumia 920 dan Nokia Lumia 820 resmi dirilis dengan OS Windows Phone 8


Lumia 920 dan 820 hadir dengan fitur unggulan Wireless charging, PureView technology dan juga OS Windows Phone 8.

Nokia baru saja merilis Lumia 920 dan Lumia 820 yang bisa dibilang sebagai upaya terakhir mereka untuk tetap bertahan (atau bangkit) di pasar smartphone setelah dalam beberapa kuartal mengalami kerugian dan penurunan penjualan.

Nokia 920 akan mengedepankan fitur kamera 8MP, dimana kehadiran teknologi PureView akan membuat foto lebih tajam, sementara teknologi optical image stabilization (teknologi yg biasa ada di kamera digital) membuat hasil foto tidak blur meskipun diambil dalam keadaan bergerak.

Fitur lain dari kedua smartphone tersebut adalah OS Windows Phone 8, Wireless charging (isi baterai tanpa kabel), offline Nokia Map, layar PureMotion HD+ yg sensitif, dll. (lengkapnya lihat tabel dibagian bawah artikel)

Nokia Lumia 920 dan Lumia 820 rencananya dirilis pada Q4 2012 (belum ada tanggal pasti) dan tersedia dalam beberapa pilihan warna; Lumia 920: kuning, merah, abu-abu, putih dan hitam; Lumia 820: merah, kuning, abu-abu, cyan, ungu, putih dan hitam. Sayangnya sampai saat ini Nokia belum memberikan kejelasan Harga Lumia 920 dan Lumia 820.

Meskipun secara spesifikasi dan juga desain body, Nokia Lumia 920 dan Lumia 820 sangatlah canggih dan juga terlihat ‘sedap’ dimata. Tapi keunggulan tersebut juga sudah ada di seri Lumia sebelumnya dan tetap saja tidak bisa mendongkrak jumlah penjualan. Jadi apakah kali ini akan berbeda atau sama saja?

Nokia Lumia 920Nokia Lumia 820
Spesifikasi Nokia Lumia 920 Dan Nokia Lumia 820
    Nokia Lumia 920    Nokia Lumia 820
Display    4.5 inch Nokia PureMotion HD+ WXGA IPS LCD, Super Sensitive touch
Nokia ClearBlack with high brightness mode and Sunlight Readability Enhancements    4.3 inch ClearBlack OLED WVGA 800×480, Super Sensitive touch
Nokia ClearBlack with high brightness mode and Sunlight Readability Enhancements
Battery    2000mAh with integrated Qi wireless charging    1650mAh with support for Qi wireless charging
Processor    1.5GHz Dual Core Snapdragon S4    1.5GHz Dual Core Snapdragon S4
Main camera    8.7MP with Nokia PureView advanced optical imaging stabilization and Carl Zeiss optics
Full 1080p HD video capture at 30fps    8MP Auto Focus with Carl Zeiss optics
Dual LED flash
Full HD 1080p video capture at 30fps
Front camera    1.2MP with 720p HD video    VGA
Memory    1GB RAM
32GB mass memory    1GB RAM
8GB mass memory & microSD memory card

Go to link download

Read more »

Tuesday, December 13, 2016

Panduan BackUp Kontak BBM dan Data Blackberry

Panduan BackUp Kontak BBM dan Data Blackberry


Cara Backup kontak bbm, aplikasi backup data blackberry, bagaimana membackup kontak blackberry

Blackberry Dekstop Manager for backup, Download aplikasi Blackberry Dekstop Manager

Membuat backup BBM, Mencadangkan blackberry Messenger, Langkah-Langkah  backup kontak bbm

Panduan BackUp Kontak BBM dan Data Blackberry
Tampilan Connecting Blackberry Dekstop
Assalamualaikum para Blackberry user..
Selamat datang di iam-Blackberry, kali ini saya akan membahas tentang melakukan backup cara ini Anda membutuhkan BlackBerry Desktop Software yang bisa diunduh di tautan ini. Install di komputer Anda kemudian jalankan.
Download Blackberry Dekstop Manager --> Disini

Setelah aplikasi berjalan, sambungkan perangkat BlackBerry Anda menggunakan kabel mini USB, biarkan beberapa saat sampai perangkat terdeteksi oleh komputer dan muncul di tatap muka aplikasi, seperti ini.
Panduan BackUp Kontak BBM dan Data Blackberry
Gambar 1. Blackberry sudah terkonek
Klik menu DEVICE - BACK UP
Panduan BackUp Kontak BBM dan Data Blackberry
Gambar 2. Submenu tombol Device
Atau bisa juga langsung dari tatap muka depan dan klik tombol BACK UP NOW.
Panduan BackUp Kontak BBM dan Data Blackberry
Gambar 3. klik backup now dari tatap muka
Saat muncul jendela baru Anda akan menemukan ada beberapa opsi dan pengaturan, di bagian BACK UP TYPE Anda dapat tentukan apakah ingin membuat backup semua data atau Full, yang direkomendasikan atau Quick dan hanya beberapa saja atau Custom. Bila Anda hanya ingin membuat backup BBM saja maka pilih Custom dan pilih BlackBerry Messenger serta beberapa data yang terkait BBM seperti group, percakapan dan data BIS.

Kemudian jangan lupa untuk memberi nama dan dan memilih folder lain jika diinginkan. Apabila sudah terisi semua, klik tombol BACK UP.
Panduan BackUp Kontak BBM dan Data Blackberry
Gambar 4. isi pilihan back up, nama backup dan lokasi backup
Tunggu beberapa saat sampai proses pembuatan BACK UP SELESAI, dan bila sudah sistem akan memberikan pemberitahuan seperti ini.
Panduan BackUp Kontak BBM dan Data Blackberry
Gambar 5. back up selese dan lokasi file back up

Selamat, kalian telah berhasil memback up kontak dan data blackberry anda. 

Sekian artikel Panduan BackUp Kontak BBM dan Data Blackberry
Semoga Bermanfaat  !!!! Wassalamualaikum
Sumber : www.trenologi.com


Silahkan Coba Juga :
1. Download gratis OTA AppWorld Blackberry for OS 7.1 Terbaru
2. Download OS Blackberry 8520 5.0.0 1113 Terbaru
3. Download OS 7.1.0.1047 for the BlackBerry Bold 9900
4. Download OS 7.1.0.1047 for the BlackBerry Bold 9790
5. Download OS 7.1.0.1047 for the BlackBerry Curve 9360
6. Cara Install Aplikasi Android Di Blackberry OS.10 terbaru
7. Tutorial Upgrade dan Downgrade BBM Versi 7 OS 5 Offline
8. Tutorial Upgrade dan Downgrade BBM Versi 7 OS (6, 7, 7.1) offline
9. Tutorial Flash Blackberry dengan Blackberry Dekstop Manager
10 Mengatasi Lupa Password Blackberry ID

Go to link download

Read more »

Sunday, November 20, 2016

One Day Trip Curug Cibeureum Curug Cidendeng dan Curug Cikundul

One Day Trip Curug Cibeureum Curug Cidendeng dan Curug Cikundul


FR perdana gue men hahay

perjalanan gue awali pkl 06.00 dengan ketemuan ama wisni di pinggiran ciracas, jaktim. langsung naek angkot ke stasiun UI, nyambung terus sampe akhirnya jam 06.15 nyampe di stasiun bogor.

karna udeh telat gue langsung buru nyamperin om hasby, dkk di taman topi. pas udah disana ternyata mereka pada disebrang, alhasil gue nyebrang lagi

disini kenalan2 bentar. ga lama mucul mas oky, mbak cita, dan mbak khoi. udah pada lengkap semua langsung menuju tkp. gue nebeng ke mas roni. sepanjang jalan ketemu rombongan banyak, ada mas iwan n adek, om jhul, dkk




sampe di cibodas kita parkir, berdoa. trus mulai ke pos pendakian. lanjut treking setengah jam ketemu telaga biru.

gue baru nyampe situ kecapean jadi tas gue ditenteng mas iwan trek disini udeh enak jalannya nanjak disusun bebatuan, selang selingan ama jembatan






setelah 1,5 jam akhinya yeeeyy kita nyampe di curug cibeureum mennnn. disini gue ga pake istirahat lagi langsung narsis ama wisni, mas dika, mas iwan, mas roni, dkk. nyebur sana nyebur sini poto2 juga ama orang arab

















fyi, di lokasi ini ada 3 curug. curug pertama yg paling keliatan cibeureum. sampingnya ada cidendeng nah ada lagi yg paling ujung, yg paling keerrrreen men, aernya kayak aer kulkas paling dingin mennnn, namanya cikundul. sayangnya ga semuanya pada ke curug yg ujung ini











begitu pada mulai kedinginan udeh sore ntu kite pada rapih2 ganti baju kering. dan turun lagi kebawah. sampe di bawah pada istirahat, wudhu, solat ashar.




ada kejadian gan abis gue ngelipet mukena ada tawon nempel kaki gue buruuuu langsung gue sentil tuuiiiing nahloooo malah kena si wisni. alhasil wisni yg kena kegigit pengen gue ketawain tapi kesian ni anak kakinye pada merah2

hari udeh tambah sore kita makan2 dulu di bawah ada yg mesen nasi, ada yg mesen bakso aci, ada yg kuar ngeliatin igo mulus

selesai makan kita balik ke parkiran. perjalanan pulang karna macet jadi pada mencar2 gan. gue dianterin mas roni nyampe stasiun. wisni juga dianterin om sammy. makasih yak

akhirnya sampe juga di markas cijantung jam 9an. dah yeeee sekian menn pokoknya seerrrrulah track regional bogor kocak2 asik dah jalan bareng kalian hahahay.

thanks track kaskus regional bogor


Go to link download

Read more »

Saturday, November 12, 2016

Nokia N70 terjadi kesalahan tidak terduga matikan perangkat dan restart

Nokia N70 terjadi kesalahan tidak terduga matikan perangkat dan restart


Nokia N70 saat buka kamera muncul pesan "terjadi kesalahan tidak terduga, matikan perangkat dan restart"? Kasus seperti ini memang sering terjadi pada hp nokia type N70, N82 dan lain- lain. Dan banyak juga yang mencari jalan keluar dalam mengatasi permasalahaan ini di mbah google, namun menurut saya pribadi hingga saat ini belum ada yang memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan seperti ini. Karena Sudah seminggu lebih saya dibuat pusing oleh handphone nokia N70 ini, sudah browsing sana sini, keluar masuk forum dan group fb dan semua solusi sudah saya coba, namun belum ada hasil.

nokia n70 terjadi kesalahan
Terjadi kesalahan tidak terduga, Matikan perangkat dan restart

Terimakasih buat para Master Tekhini Handphone yang sudah memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan pada camera nokia N70, walaupun permasalahan yang saya alami ini berbeda dengan yang dialami oleh para master dan belum membuahkan hasil, yang pastinya berkat dukungannya saya jadi tetap kuat dan terus berusaha untuk mencoba.

Bagi sobat yang sedang mengalami masalah yang sama seperti judul topik artikel ini, nggak ada salahnya untuk mencoba trik dibawah ini terlebih dahulu.
1. Lakukan Flashing ulang Nokia N70
2.  Cek jalur kamera. Jika belum punya skema bisa download disini Schematic N70
3, Coba ganti kamera nokia N70 dengan yang normal

Jika 3 trik diatas masih belum mempan, coba cek komponen yang berhubungan dengan kamera apakah ada komponen yang korosi (karat) atau kaki komponen yang terlepas dari jalur.

Kemudian lanjut buka skema lagi dan ukur tegangan penting pada titik kamera seperti:
1. Tegangan VBAT di C1472(2,8V)
2. Tegangan sebesar 2,85V harus ada di titik C1473 ketika camera diaktifkan (tegangan ini dihasilkan oleh komponen emif yg berfungsi sebagai regulator seperti N1470 & N7505, kebanyakan problem kamera bersumber dari komponen ini)

Belum ada perubahan juga?

Jangan menyerah, teruslah berdoa dan berusaha mencari jawaban. Karena setiap permasalahan pasti ada jalan keluar, walaupun pada akhirnya memang tidak bisa di perbaiki, yang penting kita sudah berusaha sekuat tenaga.

Trik-trik diatas adalah solusi dari para master tekhnisi handphone yang pernah mendapat masalah seperti topik artikel ini dan sudah berhasil mengatasi permasalahannya.

Lalu bagaimana langkah selanjutnya?

Buka skema nokia n70 dan pelajari jalur kamera lebih dalam dan lebih teliti lagi, itu yang saya lakukan sekitar seminggu yang lalu dan Alhamdulillah berkat doa dan kerja keras, akhirnya ada jalan keluar juga.

nokia n70 terjadi kesalahan

Lihat skema dan coba sobat jumper dari C1470 ke C7618 (Vana 2,8V). Supaya lebih mudah, sudah saya buatkan gambar jalurnya yang lebih jelas dibawah, tinggal sobat praktekan saja dan semoga berhasil.

nokia n70 terjadi kesalahan

Demikian saja pembahasan tentang Nokia N70 terjadi kesalahan tidak terduga, matikan perangkat dan restart, semoga beberapa tips dan trik diatas dapat membantu permasalahan sobat. Salam Blower.

Go to link download

Read more »

Tuesday, October 11, 2016

Paket Blackberry Extreme Telkomsel – Nonton Youtube dan Blackberry Bisa Dijadikan Modem di Laptop!

Paket Blackberry Extreme Telkomsel – Nonton Youtube dan Blackberry Bisa Dijadikan Modem di Laptop!


Ingin menjadikan Blackberry sebagai Modem di Laptop namun tidak memotong pulsa? Nah sebuah paket Blackberry yang boleh terbilang baru (meski sudah lama ada) dari Telkomsel yakni Paket Blackberry Extreme bisa menjadi alternatif pilihan terbaik.

Seperti kita, meski kita berlangganan paket Blackberry Unlimited, namun saat kita membuka Youtube Video serta melakukan streaming ataupun menjadikan Blackberry sebagai Modem di Laptop, maka pulsa akan tetap terpotong. Namun dengan paket Blackberry Extreme, kita bisa bebas melakukan itu semua mulai nonton youtube di Blackberry sampai menjadikan Blackberry sebagai Modem di Laptop atau Komputer!

Harga berlangganan Paket Blackberry Extreme dari Telkomsel bisa dinikmati dengan berlangganan Rp. 132.000 per bulan sudah termasuk pajak, untuk bulan pertama Anda bisa menikmati paket BB Extreme ini dengan harga cuma Rp. 108.900.  Untuk berlangganan Paket Blackberry Extreme Anda bisa langsung menekan *363# pilih Blackberry – BB Extreme, bisa juga SMS ke 333: BBEX(spasi)REG atau cara termudah adalah menghubungi operator 116 dari Blackberry Anda, dan minta cs operator untuk membantu Anda mengaktifkan paket Blackberry Extreme.

Go to link download

Read more »

Monday, October 3, 2016

Nokia C5 03 Harga dan Spesifikasi NOKIA LAYAR SENTUH

Nokia C5 03 Harga dan Spesifikasi NOKIA LAYAR SENTUH


Nokia C5-03 | Harga Nokia C5-03 | Spesifikasi Nokia C5-03Nokia C5-03 Harga dan Spesifikasi. Harga HP Nokia C5-03, Review HP Nokia C5-03 dan Spesifikasi HP Nokia C5-03. Nokia C5-03 adalah handphone bagi kalangan muda dengan spesifikasi yang cukup lengkap serta harga yang masih terjangkau. Handphone Nokia C5-03 dilengkapi dengan fitur layar sentuh, 3G, WiFi serta kamera 5 MP dan dirilis pada akhir tahun 2010.

Nokia C5-03 merupakan ponsel seberat 93 gram yang muncul dengan kamera 5MP, akses Wi-Fi, dan GPS. Keunggulan yang perlu dipertimbangkan adalah fitur GPS on-board yang terintegrasi dengan OviMaps lengkap dengan navigasi suara.

HP Nokia C5-03 menggunakan teknologi layar sentuh. Resolusi meningkat menjadi 360 x 640 pixel, ketajaman dan kekayaan warna jelas makin optimal. Sebagai jembatan interaksi menu, disiapkan layar seluas 3,2 inchi. Semua fungsi pengetikan melalui layar sentuh akibat ketiadaan keypad.
NOKIA Touchscreen Dibawah 1juta Nokia C2-03
Kapasitas baterainya terbatas, hanya 1000mAh. Tapi, Nokia mengklaimnya sanggup bertahan sampai 11,5 jam waktu bicara dan 35 jam memutar musik non-stop (19,5 jam jika Anda memakai headset Bluetooth). Selain itu, beberapa orang menyayangkan langkah Nokia yang tidak menyematkan OS Symbian 3 pada ponsel barunya, justru memasangkan S60v5.
Berikut screen shotkoleksi terbaru tema untuk Nokia E63 dan E71
Spesifikasi Lengkap dan Harga Handphone Nokia C5-03 :

General
  • 2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
  • 3G Network HSDPA 900 / 1900 / 2100

Size
  • Dimensions 105.8 x 51 x 13.8 mm, 65 cc
  • Weight 93 g

Display
  • Type TFT resistive touchscreen, 16M colors
  • Size 360 x 640 pixels, 3.2 inches
  • Proximity sensor for auto turn-off
  • Accelerometer sensor for auto-rotate
  • Handwriting recognition

Sound
  • Alert types Vibration; Downloadable polyphonic, MP3 ringtones
  • Speakerphone Yes, with stereo speakers
  • 3.5 mm audio jack

Memory
  • Phonebook Practically unlimited entries and fields, Photocall
  • Call records Detailed, max 30 days
  • Internal 40 MB storage, 128 MB RAM
  • Card slot microSD, up to 16GB, 2GB included

Data
  • GPRS Class 32
  • EDGE Class 32
  • 3G HSDPA, 10.2 Mbps; HSUPA, 2 Mbps
  • WLAN Wi-Fi 802.11 b/g, UPnP technology
  • Bluetooth Yes, v2.0 with A2DP
  • Infrared port No
  • USB Yes, v2.0 microUSB

Camera
  • Primary 5 MP, 2592?1944 pixels
  • Features Geo-tagging
  • Video VGA@15fps
  • Secondary No

Features
  • OS Symbian OS v9.4, Series 60 rel. 5
  • CPU ARM 11 600 MHz processor
  • Messaging SMS, MMS, Email, Instant Messaging
  • Browser WAP 2.0/xHTML, HTML, RSS feeds
  • Radio Stereo FM radio
  • Games Yes + Java downloadable
  • Colors Graphite Black, Lime Green, Petrol Blue, Aluminum Grey
  • GPS Yes, with A-GPS support; Nokia Maps
  • Java Yes, MIDP 2.1
  • MP4/H.263/H.264/WMV player
  • MP3/WAV/?AAC+/WMA player
  • Photo editor
  • Organizer
  • Voice command/dial
  • Flash Lite 3.0
  • TV-out
  • T9

Battery
  • Standard battery, Li-Ion 1000 mAh
  • Stand-by Up to 600 h (2G) / Up to 576 h (3G)
  • Talk time Up to 11 h 30 min (2G) / Up to 4 h 30 min (3G)
  • Music play Up to 35 h

Harga Baru dan Bekas Handphone Nokia C5-03 :
Harga Nokia C5-03 baru : Rp.1.480.000,-
Harga Nokia C5-03 bekas : Rp.1.200.000,-
Update harga HP Nokia C5-03 baru dan bekas pada tanggal 1 Oktober 2011

Go to link download

Read more »